Sabtu, 17 Februari 2018

BELAJAR JURNAL KHUSUS DALAM AKUNTANSI


JURNAL KHUSUS
 
A. Pengertian Jurnal Khusus
Jurnal khusus merupakan ayat jurnal yang disusun untuk mencatat transaksi perusahaan yang meliputi pembelian, penjualan, penerimaan kas, dan pengeluaran kas. Transaksi tersebut terjadi secara rutin dan berulang selama satu periode akuntansi. Dengan adanya jurnal khusus maka pencatatan transaksi yang terjadi secara berulang-ulang akan lebih efisien.

B. Jenis-jenis Jurnal Khusus
Jurnal khusus merupakan salah satu jurnal yang sering digunakan dalam perusahaan dagang untuk mencatat transaksi yang sering terjadi. Terdapat 4 jenis Jurnal Khusus yaitu sebagai berikut :
1. Jurnal Pengeluaran Kas.
Jurnal pengeluaran kas adalah buku harian khusus untuk mencatat semua transaksi pembayaran tunai, baik berupa cek ataupun kas. Jurnal ini juga sering disebut buku kas keluar. Jurnal pengeluaran kas berfungsi untuk mencatat semua transaksi pengeluaran kas. Transaksi yang dicatat dalam jurnal penegluaran kas yaitu sebagai berikut :
a)      Pembelian secara tunai
b)      Pembayaran atau pelunasan utang dagang
c)      Pembayaran beban-beban
d)     Retur penjualan secara tunai
e)      Pengambilan uang tunai untuk pribadi
2. Jurnal Penerimaan Kas.
       Jurnal penerimaan kas adalah buku harian khusus untuk mencatat semua transaksi penerimaan tunai, baik cek maupun kas. Buku ini juga sering disebut buku kas masuk. Jurnal penerimaan kas berfungsi untuk mencatat semua transaksi penerimaan kas. Transaksi yang dicatat dalam jurnal penerimaan kas antara lain sebagai berikut :
a)      Penjualan tunai
b)      Penerimaan pelunasan piutang
c)      Penerimaan pendapatan (pendapatan bunga, deviden, sewa dan lain-lain)
d)     Retur pembelian secara tunai.
3. Jurnal Pembelian.
       Jurnal pembelian adalah buku harian khusus untuk mencatat transaksi-transaksi pembelian barang dagangan dan barang lainnya yang dilakukan secara kredit. Jurnal ini juga sering disebut sebagai buku pembelian. Jurnal pembelian berfungsi untuk mencatat semua transaksi pembelian barang yang dilakukan secara kredit. Selain itu, jurnal ini juga dapat digunakan untuk mencatat pembelian aktiva, perlengakapan maupun peralatan secara kredit.
4. Jurnal Penjualan.
       Jurnal penjualan adalah buku harian khusus untuk mencatat semua transaksi penjualan secara kredit. Jurnal penjualan berfungsi untuk mencatat transaksi penjualan barang dagangan atau jasa yang dilakukan dengan pembayaran kredit.
5. Jurnal Umum.
       Pada perusahaan dagang, kita juga mengenal adanya jurnal umum yang digunakan untuk mencatat semua transaksi yang tidak dapat dimasukkan ke dalam salah satu jurnal khusus yang ada. Transaksi yang dapat dicatat dalam jurnal umum antara lain sebagai berikut :
a)      Retur penjualan dan pengurangan harga
b)      Potongan penjualan
c)      Retur pembelian dan pengurangan harga
d)     Penyesuaian akhir tahun
e)      Penyesuaian kembali awal tahun
           
C. Manfaat Jurnal Khusus
Ada beberapa manfaat dari jurnal khusus yaitu sebagai berikut :
1. Memungkinkan adanya pembagian kerja
       Pada jurnal khusus pembagian pekerjaan bisa dilakukan dengan baik karena terdapat beberapa jurnal  yang sesuai dengan jenis transaksinya. Hal ini akan mendorong hasil yang baik karena adanya spesialisasi dalam penanganan suatu pekerjaan.
2. Memudahkan posting ke akun buku besar
       Dengan adanya jurnal khusus, pemostingan data ke buku besar dapat dilakukan secara berkala dengan lebih praktis dan mudah. Hal ini dimungkinkan terjadi karena dalam jurnal khusus memuat transaksi sejenis yang dibukukan dengan akun yang sama. Sehingga, pemostingan dapat dilakukan dengan lebih praktis.
3. Memungkinkan pengendalian internal yang lebih baik
      Pengendalian internal akan lebih baik dengan adanya spesialisasi kerja ini yaitu satu petugas menangani satu atau dua jurnal dibandingkan dengan satu petugas yang menangani keempat jurnal yang ada.
4. Menyajikan data keuangan lebih cepat dan jelas
      Jurnal khusus memuat transaksi keuangan yang sejenis. Dengan adanya jurnal khusus tersebut, terjadi pengelompokan data yang sejenis. Sehingga, data keuangan dapat disajikan lebih cepat dan jelas berdasarkan data pengelompokan yang ada.
5. Menghemat biaya operasional
       Dengan adanya jurnal khusus, maka pekerjaan akuntansi menjadi lebih efektif sehingga menjadikan penghematan dalam hal tenaga manusia (akuntan) maupun pemakaian kertas untuk pencatatan akuntansi. Dengan adanya penghematan tersebut, secara otomatis akan menhemat biaya operasional perusahaan sehingga perolehan laba perusahaan akan meningkat.
6. Memudahkan adanya pemeriksaan kembali secara berkala
       Dalam jurnal khusus, transaksi keuangan sejenis yang sering terjadi pada perusahaan dagang telah dibukukan secara praktis dan ringkas pada satu jurnal khusus terkait. Dengan demikian, akan memberikan kemudahan bagi auditor internal maupun eksternal untuk melakukan pemeriksaan kembali.
D. Ciri-ciri Jurnal Khusus
Ciri-ciri Jurnal Khusus yaitu sebagai berikut :
1.   Digunakan untuk mencatat transaksi sejenis dan sering terjadi
2.   Terdiri atas banyak lajur dan disesuaikan dengan kebutuhan
3.   Penulisan nama akun tidak dilakukan untuk setiap transaksi
4.   Pemindahbukuan dilakukan secara kolektif dan periodik
5.   Pencatatan dapat dilakukan oleh beberapa orang
6.   Posting dari jurnal ke buku besar dilakukan secara berkala

E. Perbedaan Jurnal Khusus dengan Jurnal Umum
1. Berdasarkan bentuknya
Jurnal umum terdiri dari 2 kolom (debit dan kredit) sedangkan jurnal khusus terdiri dari banyak kolom.
2. Berdasarkan fungsinya
Jurnal umum digunakan untuk mencatat semua transaksi, sedangkan jurnal khusus hanya digunakan untuk mencatat transaksi sejenis dan sering terjadi.
3. Berdasarkan posting
Dalam jurnal umum, posting dilakukan setiap terjadi transaksi, sedangkan dalam jurnal khusus posting dilakukan secara periodik dan biasanya dilakukan setiap akhir bulan.
4. Berdasakan tanggal posting yang dilakukan
Dalam jurnal umum, tanggal posting jurnal adalah tanggal transaksi, sedangkan dalam jurnal khusus, tanggal posting jurnal adalah tanggal akhir bulan, bulan yang bersangkutan.

TANAMAN OBAT TRADISIONAL

Manfaat Daun Kelor A. Istilah Daun Kelor       Kelor atau dalam bahasa latin disebut Moringa oleifera merupakan tumbuhan dari jenis ...